Artikel
"Rembug Stunting Desa Kisik: Komitmen Bersama Cetak Generasi Sehat Bebas Stunting"
Kisik, 8 Juni 2026 – Balai Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pagi itu dipenuhi semangat kolaborasi. Senin, 8 Juni 2026, Pemerintah Desa Kisik menggelar Rembug Stunting, sebuah forum penting yang mempertemukan seluruh elemen desa untuk menyusun langkah nyata percepatan penurunan stunting.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Kisik Bapak Muhammad Ali Ishaq, SE, Ketua TP-PKK, perangkat desa, BPD, kader Posyandu, bidan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kelompok perempuan dan pemuda. Rembug Stunting difasilitasi langsung oleh Bu Faqihatin, TPP Kecamatan Bungah, sebagai pendamping desa.
Dalam sambutannya, Bapak Muhammad Ali Ishaq,SE menekankan bahwa stunting bukan hanya urusan kesehatan, tapi urusan masa depan desa. Bapak Ibu yang saya hormati,Stunting itu soal anak-anak kita. Kalau hari ini kita abai, 20 tahun lagi kita akan rugi. Anak yang stunting bukan cuma pendek, tapi otaknya, prestasinya, dan produktivitasnya bisa tertinggal. Rembug hari ini adalah ikhtiar kita bersama. Pemerintah desa tidak bisa jalan sendiri. Butuh bidan, butuh kader, butuh ibu-ibu, butuh bapak-bapak. Saya minta, hasil rembug ini jangan hanya jadi kertas. Harus masuk APBDes 2027 dan langsung dijalankan. Mari kita jadikan Desa Kisik sebagai desa yang peduli 1000 Hari Pertama Kehidupan. Dari calon pengantin, ibu hamil, sampai balita harus kita kawal gizi dan kesehatannya. Demi Kisik yang lebih kuat.
Bu Faqihatin, TPP Kecamatan Bungah mengawali pemaparan dengan mengaitkan stunting dan tujuan pembangunan desa.
1. Tujuan Pembangunan Desa dan Rembug Stunting
"Rembug Stunting adalah amanat dari SDGs Desa tujuan ke-3: Desa Sehat dan Sejahtera. Tujuannya jelas, memastikan tidak ada lagi anak Kisik yang tumbuh terhambat karena kurang gizi kronis. Lewat rembug ini kita petakan masalahnya: siapa, di mana, kenapa. Lalu kita sepakati kegiatannya dan siapa yang mengerjakan."
2. Peran Perempuan dalam Rembug Stunting
"Perempuan adalah ujung tombak. Ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita adalah sasaran utama. Tapi lebih dari itu, kader Posyandu, kader PKK, dan kelompok perempuan punya peran sebagai penggerak. Ibu-ibu yang menimbang, yang mengedukasi tetangga, yang mengingatkan agar periksa kehamilan, yang memastikan PMT tersalur. Kalau perempuannya bergerak, stunting pasti turun."
3. Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Desa
Perpres 72 Tahun 2021 dan Permendes wajib kita terjemahkan di APBDes. Bentuknya ada 5 paket layanan: Layanan kesehatan ibu dan anak: Kelas ibu hamil, pendampingan bumil KEK, posyandu rutin. Konseling gizi: Edukasi MPASI, isi piringku. Air bersih dan sanitasi: Pembangunan jamban sehat, SPAL, sumur bor. Perlindungan sosial: Pastikan keluarga berisiko stunting dapat PKH, BPNT, KIS. PAUD dan parenting: Edukasi pengasuhan untuk cegah stunting dari pola asuh.Semua ini harus konvergen. Artinya nyambung. Bidan, kader, KPM, PKK, dan Pemdes harus satu data dan satu aksi.
Manfaat Rembug Stunting Bagi Desa Kisik
Data Jadi Akurat: Rembug memaksa desa punya data sasaran by name by address. Intervensi jadi tepat, tidak kira-kira. Anggaran Tepat Sasaran: Kegiatan penurunan stunting masuk APBDes berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar copy paste.Gerakan Bersama: Semua pihak paham perannya. Tidak ada lagi bidan kerja sendiri, kader jalan sendiri.Pencegahan Dini: Masalah gizi ditemukan sejak ibu hamil, bukan setelah anak sudah stunting.Investasi Jangka Panjang: Anak yang bebas stunting akan jadi remaja cerdas, pekerja produktif, dan warga yang berkontribusi untuk Kisik.Rembug Stunting ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama. Semangat yang terbangun di Balai Desa Kisik hari ini menjadi bukti bahwa mencegah stunting adalah kerja bareng. Karena anak sehat, Desa Kisik hebat.
Semarak Kirab Budaya Desa Kisik 2026 : Sajian Warna-Warni Kebinekaan Nusantara
Dari Aspirasi Jadi Aksi: Catatan Penting Musdes RKPDes 2027 Desa Kisik
Menyemaikan Gagasan Demi Desa Kisik yang Lebih Maju: Catatan Hangat dari Pra-Musdes RKPDes 2027
Malam Panen Berkah: Warga RT 006 RW 003 Kisik Gotong Royong Panen Sereh di Bawah Cahaya Lampu
"Perkuat Barisan, Jaga Tradisi" - Gema Lailatul Ijtima Ranting Kisik
RT 008 RW 004 Desa Kisik Gelar Panen Sawi, Wujud Nyata Ketahanan Pangan Tingkat RT
"Lebih dari Sekadar Keringat: Ketika PB HSK dan PB Semongko Bertemu di Satu Lapangan"
Mahasiswa UNAIR Siap Mengabdi dalam Program KKN BBK 7 dengan Empat Bidang Utama
"Pembangunan Gedung KDMP Kisik: Langkah Nyata Kemandirian Ekonomi Desa"
"Kerja Bakti Masjid Jami' Baitul Mushoddiqin: Kisah Sukses Gotong Royong Warga Kisik"
Kompak Warga RT 07 RW 04 Desa Kisik Gelar Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan dan Kebun Sayur
Rembug Stunting Desa Kisik: Langkah Konkret Menuju Masyarakat Sehat
Penimbangan Sampah di Bank Sampah Permata Desa Kisik: Langkah Konkret Menuju Lingkungan yang Bersih
Penyemprotan Pencegahan Cikungunya di Desa Kisik: Langkah Bersama Menuju Lingkungan Sehat
Linmas Desa Kisik Siap Mengikuti Lomba Baris Berbaris, Targetkan Juara di HUT RI ke-80
Musyawarah Desa Pertanggungjawaban BKK Program Pemberdayaan Bumdesa Provinsi Jawa Timur Tahun 2025: Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Lomba Penyuluhan 10 Program Pokok PKK: PKK Desa Kisik Raih Juara

